You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Proyek Pengolahan Air laut Terkendala Anggaran
photo Suparni - Beritajakarta.id

Proyek Pengolahan Air Laut Rampung Akhir Tahun

Proyek pengerjaan pengolahan air laut menjadi air tawar di Pulau Karya, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu yang dibangun sejak tahun lalu sempat terhenti karena belum cairnya anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Ditargetkan pengerjaan akan rampung akhir tahun ini.  

Ini sudah ada sumur dan gudang air, termasuk pipa penyalur, tinggal pompa dan beberapa instalasi

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, saat ini sudah memasuki tahap pembangunan gudang dan bak-bak penampungan air serta sumur air yang ada di dermaga Pulau Karya.

"Ini sudah ada sumur dan gudang air, termasuk pipa penyalur, tinggal pompa dan beberapa instalasi," ujarnya, Senin (20/7).

Pemilik Kapal Dukung Aturan Keselamatan Penumpang

Pengerjaan proyek, kata Budi, sempat terhenti lantaran belum cairnya anggaran. "Mudah-mudahan tahun ini selesai," ujarnya.

Menurut Budi, kebutuhan air tawar atau air minum di kepulauan seribu sangat vital, warga saat ini menggunakan air tanah yang masih sedikit payau, tapi sangat membantu warga pulau.

Dengan adanya instalasi pengolahan air laut menjadi air tawar, warga tidak lagi kesulitan air untuk kebutuhan memasak.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1160 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1072 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye952 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye901 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye857 personAnita Karyati